Polisi Dalami Kematian Brigadir E



Rabu, 22 Juli 2026 | 20:31:16 WIB



Ilustrasi
Ilustrasi

eNewsTimE.id, Tanjabtimur - Misteri kematian Brigadir E, anggota Polres Tanjung Jabung Timur, semakin menyita perhatian publik. 

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, sejumlah info baru mulai bermunculan dari lokasi yang diduga menjadi tempat terakhir korban berada sebelum ditemukan meninggal dunia.

Rumah kos di Lorong Kamboja, RT 10 RW 04, Pangkal Kemang, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, hingga kini masih dipasangi garis polisi (police line). Kondisi tersebut menunjukkan lokasi tersebut masih menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.

Yang menarik, seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi mengaku mendengar dua kali suara teriakan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, beberapa jam sebelum Brigadir E diketahui meninggal dunia.

" Saya memang mendengar suara teriakan dua kali sekitar pukul 03.00 WIB. Karena takut, saya tidak keluar rumah ," ungkap warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Tak hanya itu, warga lainnya juga mengaku melihat kondisi yang menurutnya tidak biasa ketika hendak menunaikan salat Subuh. Saat melintas di depan rumah kos tersebut, lampu rumah dalam keadaan padam, berbeda dengan kondisi yang selama ini ia ketahui.

" Saat mau salat Subuh saya lewat di depan kos itu. Saya lihat lampunya mati. Biasanya lampu di sana sampai siang masih hidup ," katanya.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah suara teriakan maupun kondisi lampu tersebut berkaitan dengan kematian Brigadir E. Seluruh informasi tersebut masih sebatas keterangan yang dihimpun media.

Kapolda Jambi Turun Tangan, Ditreskrimum Ambil Alih Penyelidikan

Kasus kematian Brigadir E kini mendapat perhatian serius dari Kapolda Jambi. Penanganannya tidak lagi hanya dilakukan Polres Tanjung Jabung Timur, tetapi juga melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan, menegaskan bahwa Kapolda memerintahkan penyelidikan dilakukan secara cepat, profesional, dan menyeluruh.

" Untuk kasus ini, Kapolda memerintahkan agar segera dilakukan proses penyelidikan. Saat ini Polres Tanjung Jabung Timur dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum melakukan penyelidikan terkait perkara tersebut ," ujar Erlan.

Menurutnya, perkara tersebut kini telah ditarik ke Polda Jambi dan ditangani langsung oleh Ditreskrimum bersama personel Polres Tanjung Jabung Timur.

Sedikitnya lima orang saksi telah dimintai keterangan. Namun hingga kini penyidik belum mengungkap kronologi lengkap maupun hasil pemeriksaan para saksi karena proses pendalaman masih berlangsung.

" Kronologi kejadian nanti akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan yang dilakukan tim gabungan ," jelas Erlan.

Autopsi Dilakukan, Hasil Masih Ditunggu

Untuk memastikan penyebab pasti kematian Brigadir E, jenazah telah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

Hasil autopsi tersebut akan menjadi salah satu alat bukti penting dalam mengungkap penyebab kematian korban sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.

" Terhadap jenazah korban sudah dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi. Nanti kita tunggu hasilnya yang disampaikan oleh dokter yang menanganinya ," ujar Erlan.

Police Line Masih Terpasang, Publik Menanti Jawaban

Pantauan media menunjukkan garis polisi masih membentang di rumah kos yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Namun hingga kini kepolisian belum memberikan keterangan resmi apakah lokasi tersebut merupakan tempat kejadian perkara (TKP) meninggalnya Brigadir E.

Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Ade Candra saat dikonfirmasi hanya menyampaikan bahwa perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

" Saat ini sedang dalam penyelidikan ," ujarnya singkat.

Sementara itu, pihak keluarga sebelumnya dikabarkan meminta agar kematian Brigadir E diusut secara transparan setelah melihat adanya sejumlah kejanggalan 


Penulis: Tim

Advertisement