JAMBI, eNewsTimE.co - Gubernur Jambi, H. Zumi Zola menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi menggunakan dua acuan yang menjadi dasar kebijakan menentukan arah pembangunan, yakni aspirasi masyarakat dan data. Hal tersebut dikatakan oleh Zola usai Launching Aplikasi Statistik Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (19/6/2017). ‘’Sangat penting dalam pembangunan, satu sesuai dengan aspirasi masyarakat dan yang kedua sesuai data,’’ ungkap Zola.
Zola menjelaskan, data yang valid dapat memberi gambaran jelas terkait dengan keputusan maupun kebijakan pembangunan. ‘’Dengan data akan diketahui skala prioritas pembangunan,’’ ujar Zola.
Zola menyebutkan, ketersediaan Aplikasi Statistik Jambi menjadi forum data dan informasi pembangunan daerah mendukung sumberdaya manusia menjadi unggul dengan perencanaan berdasarkan data. ‘’Data statistik yang berkualitas membuat Jambi tangguh dalam menghadapi persaingan serta pembangunan ekonomi masyarakat akan lebih merata,’’ sebutnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Suhariyanto menyampaikan, tersedianya data dan informasi yang seragam, lengkap, aktual, valid, dan akuntabel yang dikelola dalam satu sistem yang terintegrasi untuk kebutuhan pembangunan menjadi harapan besar akan keberhasilan dan terarahnya kebijakan maupun program yang tepat sasaran untuk masyarakat. ‘’Memberi gambaran tentang suatu keadaan atau persoalan,’’ ujar Kepala BPS RI.
Suhariyanto mengatakan, kegunaan data menjadi dasar suatu perencanaan, berfungsi sebagai alat kontrol terhadap implementasi perencanaan dan juga menjadi dasar evaluasi terhadap hasil kerja akhir. ‘’Data dibutuhkan dalam setiap proses pembangunan,’’ katanya.
Lebih lanjut Suhariyanto menjelaskan, UU No 16 Tahun 1997 Pasal 5 menerangkan bahwa berdasarkan tujuan pemanfaatan jenis Statistik Dasar dikumpulkan BPS, Statistik Sektoral dikumpulkan instansi pemerintah, Statistik Khusus dikumpulkan lembaga, organisasi, perorangan, atau unsur masyarakat lainnya. ‘’Forum data merupakan wadah komunikasi untuk seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) terkait, guna menyatukan persepsi baik mengenai konsep definisi maupun metodologi, rekonsiliasi data, dan juga penyampaian informasi ke publik,’’ tuturnya.
Suhariyanto berharap agar pengembangan satu data terintegrasi dari instansi seperti Dinkes, Disdik, Dinsos, Bappeda, KemenkumHAM, PLN, Polda, Bank Indonesia, memudahkan dalam arah kebijakan yang lebih luas dan mampu mencakup berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat yang semakin bertambah tingkat kebutuhan dan kompleksitasnya.
Tinjau Jembatan Ambruk, Bupati Dillah : Pembangunan Direncanakan dan Segera di Bangun 6
Ingin Mengangkat Derajat Kehidupan Nelayan, Bupati Dillah - Muslimin Kunjungi Karangsong 6
Wagub Sani Minta Kepala OPD Berkomitmen dan Bertanggung Jawab Meningkatkan Kualitas SAKIP 6
Gubernur Al Haris Ajak Masyarakat Perangi Segala Bentuk Judi 6
Gubernur Al Haris: Jambi Miliki Sumber Daya Alam yang Sangat Luar Biasa 6
Sekda Sudirman: TP2DD Motor Penggerak Integrasi Kebijakan dan Implementasi Teknis Lapangan 6
Eratkan Tali Silaturahmi, Alumni STIE Jambi Gelar Buka Puasa Bersama
Dihantam Badai, Kapal Kargo KM Avatar Tenggelam di Perairan Malaysia
Kapolda Jambi Berhasil Ungkap Kasus Korupsi di Diknas Capai Rp21,8 Miliar