eNewsTimE.id - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menunjuk dan menugaskan Karteker PWNU Jambi untuk menggelar kembali forum Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama (Konferwil- PWNU) Provinsi Jambi paling lambat 30 Januari 2027.
Keputusan PBNU ini diambil, karena penyelenggaraan Konferwil pada tanggal 19 - 20 November 2025 lalu, dinilai tidak sah dan melanggar AD - ART organisasi, yaitu tidak diikuti sedikitnya 2/3 pengurus cabang NU yang ada di Provinsi Jambi.
Surat Keputusan PBNU Nomor: 818/PB.01/A.II.01.44/99/08/2026 Tentang Pembekuan dan Penunjukan Karteker PWNU Jambi, dikeluarkan setelah melalui rapat harian Syuriyah Tanfidziyah PBNU pada 7 Juli 2026 lalu.
Berikut komposisi dan personalia Karteker PWNU Jambi yang telah ditunjuk PBNU, adalah Prof. Dr. KH. M. Asrorum NiamSholeh, MA (diamanatkan untuk Rais), Drs. KH. Muhammad Ishak, HT (Wakil Rais), Prof. Dr. H. Kasful Anwar (Katib), Dr. KH. Hasbullah Ahmad, MA (Wakil Katib).
Sedangkan untuk posisi Ketua, H.M. Danial, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Dr.H. Faisal Ali Hasyim, M.Si, dan posisiSekretaris Dr. Pahmi SY,M.SI., dan anggotanya Drs. H. HasanBasri Agus, MM, Dr. KH. Zainal Arifin, KH. Sholahuddin, danH.M. Nuh, S.Ag.
Sekretaris Karteker PWNU Jambi DR. Pahmi ketika dihubungi mengatakan, bahwa dirinya bersama Karteker pengurus lainnya, ditugaskan PBNU untuk melaksanakan forum Konferwil selambat-lambatnya 6 bulan ke depan sejak surat keputusan dikeluarkan dan ditandatangani Ketua PBNU pusat pada tanggal30 Juli 2026.
Lanjut Pahmi, pelaksanakan forum tertinggi pemilihan ketua dan pengurus PWNU Jambi tentu harus mengacu pada mekanisme organisasi yang tertuang dalam AD-ART. Persoalannya saat ini, adalah kami Karteker yang telah ditunjuk harus merampungkan dulu pembentukan 5 pengurus cabang di daerah yang sudah habis masa khidmatnya. “ Ini tugas berat yang harus diselesaikan lebih dulu, membentuk semua pengurus cabang NU di 5 Kabupaten.
Pengurus cabang NU mana saja yang belum terbentuk.? Pahmi menjelaskan, yaitu Kerinci, Muaro Jambi, Tanjung JabungTimur, Batanghari, dan Merangin. Artinya, PCNU yang masih aktif pengurusnya karena masa khidmat belum habis, ada 6 Kabupaten, termasuk Kota Jambi.
Terus bagaimana mekanisme pemilihan Ketua beserta Pengurus Cabang tersebut, dan siapa calon-calon Ketua.? Menurut Pahmi, kader-kader NU atau umat nahdliyin di 5 kabupaten tersebutbanyak kompeten dan memenuhi syarat untuk diamanatkan posisi Ketua. Sekarang tinggal mekanisme pemilihan yang harus dirumuskan sesuai ketentuan yang berlaku diorganisasi Nahdlatul Ulama.
Menyinggung siapa calon-calon Ketua PWNU Provinsi Jambi masa khidmat 2026-2031. “Banyak-banyak tokoh-tokoh NU Jambi yang kompeten dan punya kapasitas menempati posisi Ketua PWNU Jambi, sepanjang memenuhi syarat.” Kata Pahmi mantan anggota KPU Provinsi yang juga sudah aktif sejak lama di Banon Organisasi NU.
Harapan Pahmi, semoga pelaksanaan Konferwil nanti berjalan sukses dan melahirkan pemimpin amanah sesuai roh Nahdlatul Ulama, serta bisa merangkul semua umat dan golongan untuk kemajuan negara, khususnya provinsi Jambi. (Nurdin Manessa)
Dinsos PPPA Tanjabtim Gelar Sosialisasi LPLPP dan Rakor Forum PUSPA
IWO Kecam Keras Pernyataan Hotman Paris yang Merendahkan Martabat dan Profesi Wartawan
Bupati Dillah Tegaskan Investasi di Tanjabtim Harus Bebas dari Pungli
MBG Dua Sekolah di Tanjabtim “Macet”, Ada Apa dengan Distribusi Program Makan Gratis?
Sempat Dikeluhkan Warga, PetroChina Akhirnya Tuntaskan Perbaikan Drainase di Sungai Toman
“Darurat! Tanjabtim Diduga Jadi ‘Surga Rokok Ilegal', Bea Cukai Kemana?”
Tahun Perdana Visi MERATA, Pemkab Tanjabtim Akui Masih Ada Kekurangan dalam LKPJ 2025
PENGUMUMAN SELEKSI CALON KOMISARIS DAN DIREKSI PT BUMI JABUNG SEJAHTERA (PERSERODA) TAHUN 2026