Bupati Dillah dan Ketua DPRD Tanjab Timur Berguru ke Yogyakarta

Siapkan Strategi Jitu Tekan Stunting dan Kemiskinan


Selasa, 23 Juni 2026 | 21:44:17 WIB



Istimewa
Istimewa

eNewsTimE.id, Yogyakarta - Bupati Tanjung Jabung Timur Hj. Dillah Hikmah Sari, S.T., bersama Ketua DPRD Tanjung Jabung Timur Zilawati melakukan kunjungan kerja ke Kota Yogyakarta, Selasa (23/6/26), guna mempelajari strategi percepatan penanganan stunting dan pengentasan kemiskinan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam mengadopsi berbagai inovasi yang telah terbukti berhasil diterapkan di Kota Yogyakarta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rombongan Pemkab Tanjung Jabung Timur diterima langsung oleh Wali Kota Yogyakarta Dr. (H.C.) dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Dalam kunjungan itu, Bupati turut didampingi Kepala Badan Kesbangpol serta Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanjung Jabung Timur.

Pada pertemuan tersebut, Hasto Wardoyo memaparkan sejumlah strategi yang berhasil diterapkan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menekan angka stunting dan kemiskinan. 

Program tersebut meliputi intervensi kesehatan bagi ibu dan anak, pendampingan keluarga berisiko stunting, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Menurut Hasto, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Bupati Dillah Hikmah Sari mengatakan berbagai inovasi yang dipelajari akan menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam menyusun program yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik daerah.

"Kami ingin melihat langsung langkah-langkah strategis yang terbukti efektif. Banyak hal yang bisa kami jadikan bahan pembelajaran untuk disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial di Tanjung Jabung Timur," ujar Dillah.

Selain berdiskusi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, rombongan juga mengunjungi Masjid Jogokariyan yang dikenal sebagai salah satu percontohan nasional dalam pengelolaan dana umat dan pemberdayaan masyarakat.

Di masjid tersebut, Bupati mempelajari sistem pengelolaan dana infak yang dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian warga, memberikan layanan kesehatan gratis, serta menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat kurang mampu.

Menurut Dillah, model pemberdayaan yang diterapkan Masjid Jogokariyan membuktikan bahwa lembaga keagamaan memiliki peran besar dalam membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

"Belajar dari daerah dan lembaga yang sudah terbukti berhasil adalah langkah cepat untuk membangun daerah. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dari Yogyakarta dapat diadaptasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tanjung Jabung Timur," tutupnya.

Melalui studi tiru tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur optimistis dapat merumuskan kebijakan dan program penanganan stunting serta pengentasan kemiskinan yang lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

 


Penulis: Tim
Editor: Akhmad
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement