eNewsTime.id, Tanjabtim - Setelah lama dikeluhkan warga Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, terkait tersumbatnya drainase milik PetroChina yang menyebabkan ribuan meter area perkebunan terendam air, akhirnya pihak perusahaan turun tangan melakukan perbaikan.
Keluhan masyarakat yang sebelumnya telah disampaikan secara resmi melalui Pemerintah Desa disebut sempat berjalan lamban. Namun, tak lama setelah persoalan itu ramai menjadi sorotan, pihak PetroChina langsung menurunkan alat berat excavator beserta tim kerja ke lokasi.
“Apakah proses realisasi keluhan masyarakat harus diviralkan dulu baru mendapat respons cepat?” ujar warga Sungai Toman, Taguan, Selasa (26/5/2026).
Nada kecewa itu menggambarkan keresahan warga terhadap lambannya penanganan gorong-gorong yang tersumbat tersebut. Pasalnya, genangan air disebut telah berdampak terhadap areal perkebunan masyarakat.
Meski demikian, Taguan mengaku tetap mengapresiasi langkah PetroChina yang akhirnya melakukan perbaikan drainase.
“Kami berterima kasih kepada PetroChina yang sudah mau memperbaiki gorong-gorong yang tersumbat,” tambahnya.
Sementara itu, Humas PetroChina, Eko, memastikan pekerjaan perbaikan drainase telah selesai dilakukan secara penuh.
“Pekerjaan sudah selesai,” singkat Eko, Rabu (27/5/26) Sore.
“Darurat! Tanjabtim Diduga Jadi ‘Surga Rokok Ilegal', Bea Cukai Kemana?”
Tahun Perdana Visi MERATA, Pemkab Tanjabtim Akui Masih Ada Kekurangan dalam LKPJ 2025
PENGUMUMAN SELEKSI CALON KOMISARIS DAN DIREKSI PT BUMI JABUNG SEJAHTERA (PERSERODA) TAHUN 2026
Merasa Diintimidasi Klaim PT Agrinas, Warga Pandan Sejahtera Mengadu ke Pemerintah Desa
Soal Sampah di Tanjab Timur, Aktivis Lingkungan Angkat Bicara
Gara-Gara Beritakan Alat Berat di Polsek Jangkat, Dua Wartawan Diselidiki Polisi
Perpustakaan dan Kearsipan Tanjabtim Mulai Membuka Tabir Muarasabak
Dispersip Tanjabtim Bedah Buku “Bangsa Pelaut”, Hidupkan Napas Literasi dan Sejarah Sabak
Disinyalir Pembelian BBM Armada Persampahan DLH Batang Hari Dimanipulasi