Fraksi NasDem Tanjabtim Soroti Reformasi Birokrasi hingga Nasib Honorer dalam Evaluasi Perdana Program MERATA



Rabu, 29 April 2026 | 21:06:07 WIB



Istimewa
Istimewa

eNewsTimE.id, Tanjabtim - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD, Rabu ( 29/4/26).

Dalam pandangan akhirnya, Fraksi NasDem menegaskan bahwa tahun pertama pelaksanaan visi “MERATA” (Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera dan Bahagia) harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap realisasi program unggulan yang dijanjikan kepada masyarakat, khususnya reformasi birokrasi.

Fraksi NasDem menyoroti pelantikan 96 pejabat tinggi pratama pada 2 April 2026 agar benar-benar dilakukan berdasarkan prinsip profesionalitas, kompetensi, dan selaras dengan visi pembangunan daerah. Pemerintah daerah diingatkan agar reformasi birokrasi tidak dilakukan secara serampangan atau sekadar formalitas, melainkan benar-benar berorientasi pada peningkatan kinerja serta hasil nyata bagi masyarakat.

Selain itu, Fraksi NasDem juga meminta pemerintah segera menyusun pemetaan detail bagi tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam skema PPPK paruh waktu sesuai kebijakan KemenPAN-RB. Langkah ini dinilai penting guna mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja massal sekaligus menjaga stabilitas pelayanan publik di daerah.

Dengan realisasi anggaran daerah yang mencapai 92,78 persen, Fraksi NasDem menilai capaian tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan yang lebih efektif agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.

Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Fraksi NasDem mengingatkan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan unsur pelaksana kebijakan kepala daerah, bukan lembaga independen dengan visi sendiri. Karena itu, sinergi antar-OPD dinilai wajib diperkuat untuk menghindari tumpang tindih program serta memastikan efektivitas penggunaan anggaran.

Tak hanya menyoroti birokrasi dan kepegawaian, Fraksi NasDem juga memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya risiko kebakaran di kawasan permukiman warga di Tanjung Jabung Timur.

Fraksi ini mendorong pemerintah daerah bersama perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berkolaborasi menyediakan sarana mitigasi kebakaran seperti hidran lingkungan, alat pemadam api ringan (APAR), edukasi masyarakat, hingga dukungan pasca-bencana bagi korban kebakaran.

Menurut Fraksi NasDem, keterlibatan aktif perusahaan melalui tim pemadam internal maupun bantuan sosial dapat menjadi solusi strategis dalam memperkuat perlindungan masyarakat terhadap musibah kebakaran yang kerap terjadi.

Melalui berbagai catatan tersebut, Fraksi Partai NasDem berharap pemerintah daerah mampu meningkatkan kualitas pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan seluruh kebijakan pembangunan benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Tanjung Jabung Timur.


Penulis: Tim
Editor: Akhmad
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement