Zoom Jadi Media Syiar, Sekda Muaro Jambi Resmi Luncurkan Program Sekolah Mengaji



Rabu, 25 Februari 2026 | 15:17:25 WIB



eNewsTimE.id, Muaro Jambi - Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi religius dan berkarakter. Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, secara resmi membuka program Sekolah Mengaji yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom dari Ruang Rapat Sekda, Komplek Perkantoran Bukit Cinto Kenang, Rabu (25/02/2026).

Peluncuran program ini terasa istimewa karena diikuti ribuan murid dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Melalui layar digital, Budhi Hartono menyapa para pelajar dan tenaga pendidik yang antusias mengikuti kegiatan dari sekolah masing-masing.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa Sekolah Mengaji merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan nilai-nilai Al-Qur’an tetap tertanam kuat di tengah derasnya arus perkembangan teknologi.

“Hari ini kita membuktikan bahwa teknologi seperti Zoom bukan hanya untuk rapat dinas, tetapi bisa kita gunakan sebagai sarana syiar dan belajar Al-Qur’an bersama. Saya ingin anak-anakku di seluruh pelosok Muaro Jambi memiliki bekal spiritual yang kuat sejak dini,” ujar Budhi Hartono di hadapan peserta virtual.

Program Sekolah Mengaji ini menjadi bagian dari implementasi Misi ke-1 Panca Cita Pembangunan Muaro Jambi, yakni memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM) yang cerdas, berkarakter, dan religius.

Dalam pelaksanaannya, program ini mengedepankan konsep interaksi langsung dan inklusivitas. Sekda bahkan menyapa beberapa perwakilan sekolah untuk memberikan motivasi agar terus istiqomah dalam mengaji. Selain itu, metode hybrid—daring dan luring—memungkinkan sekolah-sekolah di kecamatan terpencil tetap terhubung dengan pusat pemerintahan dalam kegiatan keagamaan.

Budhi Hartono juga mengingatkan para guru dan kepala sekolah agar mengawal keberlanjutan program ini di masing-masing satuan pendidikan. Ia berharap Sekolah Mengaji tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi unggul secara intelektual dan berakhlakul karimah.

“Membaca Al-Qur’an adalah investasi akhirat. Saya minta seluruh sekolah terus berinovasi agar kegiatan mengaji ini menjadi hal yang menyenangkan bagi murid-murid kita,” pungkasnya.


Penulis: Toha
Editor: Akhmad
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement