eNewsTimE.id, Tanjabtim - 20 Februari 2026 menjadi penanda genap satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari - Muslimin Tanja. Pertanyaannya, sejauh mana visi Merata (Membangun Bersama Rakyat untuk Sejahtera) benar-benar terwujud? Apakah janji politik mereka sekadar slogan, atau telah menjelma menjadi kerja nyata?
Menariknya, pasangan ini bahkan belum resmi dilantik ketika kebijakan efisiensi nasional mengguncang perencanaan daerah. Pada 22 Januari 2025, Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja APBN dan APBD dengan target penghematan Rp306,7 triliun. Dampaknya, APBD Tanjabtim 2025 harus memangkas belanja hingga Rp87 miliar terdiri dari DAK jalan Rp33 miliar dan DAU infrastruktur Rp54 miliar.
Padahal, infrastruktur jalan dan pembangunan tanggul menjadi prioritas utama dalam 18 Program Prioritas Merata. Target pembangunan tanggul 200 kilometer per tahun sempat terasa berat ketika kekuatan APBD hanya mampu menopang 60,15 kilometer.
Namun di tengah tekanan anggaran, Dillah memilih strategi agresif: memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Dalam rapat bersama kepala OPD, ia bahkan menegaskan efisiensi tidak boleh menjadi alasan gagalnya visi-misi. Kepala Dinas Kominfo, Fajar Alamsyah, membenarkan suasana rapat yang tegang namun penuh dorongan kerja.
Hasilnya? Infrastruktur Tanggul Lampaui Target Program 1.000 Km Tanggul yang ditargetkan 200 km per tahun justru terealisasi 357,21 km atau 178,60 persen, tersebar di 62 lokasi.
UHC Tuntas Lebih Cepat.
Selain itu, Program Kesehatan Gratis berhasil mencapai 100 persen Universal Health Coverage (UHC) pada 2025 lebih cepat dari target 2027.
Dimana Seluruh warga ber-KTP Tanjabtim kini dijamin akses layanan kesehatan mitra BPJS. Bahkan, capaian ini diganjar penghargaan UHC Awards 2026 kategori Madya, melampaui Kota Jambi dan Tanjung Jabung Barat.
Pembangunan sektor kesehatan juga mencakup Puskesmas Sungai Lokan Sadu, Pustu Tri Mulyo, rumah dinas tenaga medis RS Pratama Rantau Rasau, serta rehab rumah dinas Puskesmas Air Hitam Laut.
Sementara Bedah Rumah Melejit, Program Bedah 1.000 Rumah yang ditargetkan 200 unit per tahun justru terealisasi 433 unit. Hampir setengah target lima tahunan tercapai hanya dalam setahun.
Air Bersih dan Penerangan Desa Melalui Program Bening Desaku, dibangun 71 sumur bor, 206 SPAM, serta 786 sambungan rumah. Kini 143.759 warga telah menikmati akses air minum ini.
Program Menyala Desaku menghadirkan 776 unit LPJU dan jaringan listrik baru sepanjang 8.100 meter di Geragai dan Nipahpanjang, berkolaborasi dengan PetroChina Jabung Ltd.
Pendidikan Tetap Prioritas
Alokasi pendidikan mencapai 24,24 persen APBD, melampaui ketentuan minimal 20 persen. Sebanyak 149 paket pekerjaan fisik direalisasikan, termasuk pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, perpustakaan, hingga 10.023 stel seragam sekolah gratis.
Atas komitmen tersebut, Dillah menerima penghargaan dari PGRI Pusat sebagai kepala daerah berkomitmen tinggi terhadap pendidikan berkualitas.
Sedangkan layanan Darurat 112 Aktif 24 Jam, Call Center 112 langsung beroperasi di tahun pertama dengan layanan 24/7 untuk aduan kedaruratan masyarakat.
Disisi lain, Ketahanan Pangan Menguat Sebagai kawasan swasembada pangan dalam RPJMN 2025–2030. Dimana produksi gabah mencapai 24.411 ton hingga kuartal II 2025. Jagung overtarget 407 hektar dari target 315 hektar, sementara cabe 82,5 ton dari 110 hektar lahan tanam.
Dalam program UMKM Naik Kelas, Pelatihan UMKM berbasis Artificial Intelligence (AI) digelar bekerja sama dengan PetroChina Jabung Ltd, mencakup digital marketing, business model canvas, branding, hingga live streaming. Satu unit Mobil UMKM dan bantuan usaha turut disalurkan.
Adapun Program kapal nelayan 10 GT berbasis kelompok telah direalisasikan. Asuransi Nelayan (2.600 jiwa), Asuransi Ternak (333 ekor), dan Asuransi Padi (1.000 hektar) tengah berproses.
Saat ini titik blankspot berkurang dari 17 menjadi 8. Delapan menara telekomunikasi baru dibangun sehingga total mencapai 118 menara, serta pemasangan fiber optik dan radio IP di 43 titik.
Tata Kelola dan Transparansi Tanjung Jabung Timur kembali meraih predikat Informatif dari Komisi Informasi untuk keempat kalinya dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.
Setahun kepemimpinan Dillah - Muslimin memang tidak berjalan di jalur mulus. Efisiensi anggaran sempat menjadi batu sandungan. Namun strategi kolaborasi dan jemput bola ke pusat menjadi kunci akselerasi program.
Kini pertanyaannya kembali kepada publik:Apakah capaian-capaian tersebut sudah cukup menjawab janji politik visi Merata? Ataukah masih ada pekerjaan rumah yang harus dipercepat di tahun-tahun berikutnya?
Babak Kepemimpinan Baru, PHR Zona 1 Siap Pacu Pasokan Migas Nasional
BBS Tinjau Jembatan Air Hitam, Targetkan Dibangun Permanen 2026
Bangun Pasar Modern, Bupati Tanjab Timur Audiensi ke Kementerian Perdagangan
Berkah bagi Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap Berkapasitas 1.000 Ton
Bupati Tinjau Langsung Pembangunan Jalan dan Jembatan di Mendahara
Proses PI 10 % Wilayah Kerja Jabung Memasuki Tahapan Pembukaan Data

DPRD Tanjabtim Dorong Perencanaan Pembangunan 2027 Lebih Merata