Berkah bagi Petani Tanjabtim, Bulog Segera Bangun Gudang Lengkap Berkapasitas 1.000 Ton



Selasa, 06 Januari 2026 | 12:13:44 WIB



Bupati Dillah Disaat Berbincang Bincang Bersama Kepala Bulog
Bupati Dillah Disaat Berbincang Bincang Bersama Kepala Bulog

Jambi, eNewsTimE.id - Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi kembali mendapat kabar menggembirakan. Setelah melalui serangkaian pertemuan intensif, Perum Bulog akhirnya memastikan akan segera membangun gudang penyimpanan beras lengkap di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim).

Kepastian itu disampaikan Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, saat bertemu dengan Bupati Tanjabtim Dillah Hikmah Sari pada Selasa, 6 Januari 2026, di Jambi. Pertemuan tersebut merupakan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya digelar di Kantor Bulog Pusat Jakarta dan di Muarasabak.

Hasil pertemuan itu cukup konkret. Bulog akan membangun gudang berkapasitas 1.000 ton, lengkap dengan dryer serta Rice Milling Unit (RMU) berkapasitas 30 ton per hari. Bahkan, fasilitas tersebut dirancang mampu mengolah hingga beras premium.

“Ke depan, produksi beras petani Tanjung Jabung Timur dan daerah sekitarnya bisa langsung diserap Bulog. Alhamdulillah, seluruh administrasi sudah diselesaikan oleh Ibu Bupati. Sekarang tinggal menunggu Perpres ditandatangani Bapak Presiden,” ujar Sudarsono, didampingi Bupati Dillah.

Kabar tersebut disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Tanjabtim. Bupati Dillah menyebut, Pemkab telah menyiapkan lahan seluas dua hektare yang berlokasi di Desa Nibung Putih, Kecamatan Muarasabak Barat, sebagai lokasi pembangunan gudang.

Menurut Dillah, kehadiran gudang Bulog ini akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat Nilai Tukar Petani (NTP), terutama melalui harga jual gabah yang lebih kompetitif. Terlebih, produksi pertanian Tanjabtim terus menunjukkan tren peningkatan seiring penerapan program masa tanam tiga kali setahun.

“InsyaAllah, hadirnya gudang Bulog dengan fasilitas lengkap ini menjadi berkah besar bagi petani kita. Panen tiga kali setahun sudah berjalan, dan dengan adanya gudang di Tanjabtim, posisi tawar petani jelas semakin kuat,” tegas Dillah.

Sementara itu, Kepala Cabang Bulog Kuala Tungkal yang juga membawahi wilayah Tanjung Jabung Timur, Reny Lelianda, turut membenarkan rencana pembangunan tersebut pada tahun 2026.

“Benar, pembangunan akan dilakukan tahun ini. Ini bagian dari penugasan pemerintah kepada Bulog untuk membangun 100 Infrastruktur Pasca Panen (IPP) di seluruh Indonesia. Saat ini tinggal menunggu Perpres ditandatangani Presiden,” jelas Reny.

Keberadaan gudang Bulog di Tanjabtim memang telah lama dinantikan petani. Selama ini, petani harus menanggung biaya tambahan untuk menjual hasil panen ke luar daerah. Dengan adanya gudang di wilayah sendiri, biaya distribusi dapat ditekan dan keuntungan petani meningkat.

Sebagai informasi, pada tahun 2025, produksi padi Tanjabtim tercatat mencapai 41.676 ton gabah kering panen (GKP) atau setara 35.326 ton gabah kering giling (GKG) angka yang menunjukkan potensi besar sektor pertanian daerah ini.

 


Penulis: Bim
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement