Tingkat Tumbuh Hampir Sempurna, PetroChina Pulihkan 34 Hektare DAS Gambut Jambi



Rabu, 31 Desember 2025 | 00:21:04 WIB



Prosesi Penandatanganan serah terima
Prosesi Penandatanganan serah terima

Jakarta, eNewsTimE.id – Upaya pemulihan ekosistem hutan dan daerah aliran sungai (DAS) yang dilakukan PetroChina International Jabung Ltd. menunjukkan hasil nyata. Tingkat keberhasilan vegetasi yang hampir menyentuh angka sempurna menjadi indikator kuat bahwa rehabilitasi kawasan gambut di Jambi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan wujud komitmen keberlanjutan jangka panjang.

Sebagai pemegang Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), SKK Migas–PetroChina secara resmi menyerahkan kembali lahan seluas 34 hektare Kawasan Hutan Lindung Gambut (HLG) Londerang kepada Kementerian Kehutanan pada 17 Desember 2025. Lahan tersebut sebelumnya digunakan untuk jalur pipa, fasilitas produksi, dan sumur eksploitasi di Wilayah Kerja (WK) Jabung, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Penyerahan ini menandai rampungnya kewajiban reklamasi dan rehabilitasi yang disertai hasil signifikan. Berdasarkan penilaian tim lintas instansi, tingkat tumbuh vegetasi di kawasan tersebut mencapai 95,88 persen, angka yang mencerminkan keberhasilan ekologis sekaligus efektivitas metode rehabilitasi yang diterapkan.

Hasil penilaian tersebut secara simbolis diserahkan oleh Vice President Operations PetroChina, Khostarosa Andhika Jaya, kepada Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan, Dyah Murtiningsih, di Jakarta. Tim penilai terdiri dari unsur BPDAS Batanghari, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, serta UPTD KPH Unit XIV Tanjung Jabung Timur.

Keberhasilan ini juga tercermin dari jenis vegetasi yang tumbuh dominan, mayoritas merupakan tanaman asli rawa gambut seperti jelutung rawa, pulai rawa, balangeran, kayu aro, jengkol, nangka, hingga pinang. Dengan pola tanam 3x3 meter atau sekitar 1.100 batang per hektare, tinggi rata-rata tanaman telah mencapai 127,5 sentimeter.

Sejak 2022, PetroChina secara konsisten terlibat dalam rehabilitasi DAS dan kawasan HLG di Tanjung Jabung Timur. Komitmen tersebut sebelumnya mendapat pengakuan nasional pada 2023 melalui penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas rehabilitasi DAS seluas 473 hektare serta pengembangan hutan kota seluas 40 hektare di Muara Sabak Barat.

Tak berhenti pada reklamasi daratan, PetroChina juga memperluas kontribusi lingkungannya melalui program penanaman mangrove. Hingga kini, lebih dari 93 ribu bibit mangrove telah ditanam di berbagai wilayah Indonesia, termasuk 35.200 bibit di Waitambi, Tanjung Jabung Timur; 10.813 di Pangkal Babu, Tanjung Jabung Barat; 10.000 di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara; serta 5.000 di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.

Capaian ini memperkuat posisi PetroChina sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemulihan ekosistem, sekaligus menjadi contoh bahwa aktivitas industri migas dapat berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan yang terukur dan berkelanjutan.


Penulis: Akhmad SF
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement