Jalan Rusak Akibat Sawit? Anggota DPRD Muaro Jambi Minta Pengusaha Tahan Tonase di Sungai Gelam



Jumat, 21 November 2025 | 14:36:20 WIB



eNewsTimE.id, Muaro Jambi - Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, yang dikenal sebagai wilayah eks transmigrasi dengan hamparan perkebunan kelapa sawit, kini menghadapi tantangan serius terkait ketahanan infrastruktur jalan.

Di daerah yang dipenuhi perkebunan sawit milik masyarakat maupun perusahaan besar itu, aktivitas angkutan hasil panen setiap hari melintasi ruas jalan yang dibangun pemerintah daerah. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan percepatan kerusakan jalan akibat beban muatan yang berlebih.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Muaro Jambi dari Daerah Pemilihan Sungai Gelam, H. Ambok Tuo, S.Ag, mengimbau para pengusaha sawit, khususnya perusahaan perkebunan, untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun oleh pemerintah.

“Kita minta kepada para pengusaha ram sawit dan perusahaan perkebunan agar mengurangi tonase muatan armada angkutan. Jangan sampai melebihi kapasitas jalan karena itu bisa mempercepat kerusakan,” tegas H. Ambok Tuo.

Menurutnya, jalan yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah merupakan fasilitas bersama yang harus dijaga demi kelancaran akses masyarakat dan dunia usaha. Jika kerusakan terus terjadi akibat kelebihan muatan, maka pemerintah daerah harus kembali mengalokasikan anggaran besar untuk perbaikan.

“Kalau kita sama-sama memperhatikan ketahanan jalan yang ada, berarti kita sudah membantu Pemda Muaro Jambi dalam meminimalisir penggunaan anggaran kabupaten,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat agar pembangunan infrastruktur di Sungai Gelam dapat bertahan lama dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi seluruh pihak


Penulis: Toha
Editor: Akhmad
Sumber: eNewsTimE.id

Advertisement