Istimewa
eNewsTimE.id, Tanjabtim - Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong masyarakat Pematang Pasir RT 15 Keramas, Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kembali terlihat dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026.
Di tengah suasana penuh kekeluargaan, warga setempat sukses melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak empat ekor, terdiri dari tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. Jumlah tersebut sama seperti pelaksanaan kurban tahun sebelumnya pada Idul Adha 1446 Hijriah.
Tradisi kebersamaan yang terus terjaga membuat masyarakat Pematang Pasir dikenal kompak dalam setiap kegiatan sosial maupun keagamaan. Budaya saling membantu dan bekerja bersama disebut masih terus melekat kuat di tengah warga.
Panitia Kurban RT 15 Pematang Pasir, Misidi melalui Kasi Humas Sambodo mengatakan, mayoritas hewan kurban berasal dari partisipasi dan sumbangsih masyarakat setempat yang setiap tahunnya antusias menjalankan ibadah kurban.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban di Pematang Pasir ini masih sangat tinggi,” ujar Sambodo kepada media ini di Masjid Annahdhoh, Rabu (27/5/2026) pagi.
Tak hanya warga sekitar, kata Sambodo, masyarakat dari luar wilayah RT 15 juga turut rutin bergabung menjadi peserta kurban setiap tahunnya. Bahkan, tingginya minat warga membuat pendaftaran kurban untuk tahun 2027 mulai dibuka dan sudah ada masyarakat yang mendaftarkan diri lebih awal.
“Untuk masyarakat yang ingin berkurban tahun depan, bisa mulai menabung dari sekarang. Cukup Rp10 ribu per hari selama 10 bulan, insyaallah sudah terkumpul sebelum Idul Adha,” jelasnya.
Menurut Sambodo, semangat gotong royong di Pematang Pasir tidak hanya terlihat saat Hari Raya Kurban saja. Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat juga aktif membantu warga yang menggelar hajatan, membersihkan lingkungan hingga berbagai kegiatan sosial lainnya.
Kekompakan warga inilah yang membuat suasana kebersamaan di Pematang Pasir tetap terjaga dan menjadi contoh positif di tengah kehidupan bermasyarakat Setempat.