Wabup Tanjabtim H. Robby Nahliyansyah
MUARASABAK, eNewsTimE.co - Pemkab Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengapresiasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jambi dan Anggota DPR RI melalui Komosi IX yang terus memberikan pencerahan dan pemberdayaan terkait pengawasan obat dan makanan yang ada di masyarakat khususnya di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).
Wakil Bupati Tanjabtim, H. Robby Nahliyansyah mengatakan, semakin lancarnya transportasi barang, baik darat maupun laut dan semakin majunya teknologi dan jaringan telekomunikasi membuat mudahnya masuk produk obat-obatan, kosmetik dan makanan kepada masyarakat. Dan semuanya sangat mudah dikonsumsi oleh masyarakat yang ada di Tanjabtim. ‘’Barang-barang yang dibeli oleh masyarakat baik dibeli langsung, seperti di toko atau warung maupun online terkadang masyarakat tidak tahu apakah barang tersebut sudah ada izin BPOM nya atau tidak, dan hal ini harus diketahui oleh masyarakat,’’ kata Wabup, Rabu (3/5).
Dijelaskan Wabup, barang-barang yang dikonsumsi oleh masyarakat luas tidak menutup kemungkinan adanya oknum atau produsen yang menggunakan bahan kimia yang berbahaya. Dan kesemuanya itu, apabila masyarakat tidak jeli dan waspada akan berefek negatif terhadap kesehatan. ‘’Dengan adanya kegiatan BPOM yang datang langsung ke Tanjabtim, mudah-mudahan dapat memberikan masukan dan pemahaman kepada masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas, yaitu konsumen yang bisa memilih dan memilah barang yang aman dikonsumsi dan menjadi agen informan untuk menyebar luaskan kepada masyarakat lain,’’ jelas Wabup.
Wabup Robby berharap kepada semua pihak untuk menjadi informan sesuai dengan arahan dan petunjuk BPOM. ‘’Jangan sampai keluarga dan masyarakat lingkungan sekitar menjadi korban karena salah mengkonsumsi obat dan makanan yang tidak dapat rekomendasi dari BPOM,’’ harapnya.
Wabup menyesalkan, akhir-akhir ini masih maraknya penyalahgunaan obat batuk komix. ‘’Saya meminta kepada semua pihak yang terkait, mari sama-sama mengawasi. Jangan sampai generasi muda rusak akibat penyalahgunaan obat batuk komix,’’ pintanya.